JAKARTA — Telkomsel menghadirkan program CSR Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas di tujuh sekolah di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Program ini menyasar lebih dari 1.750 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, guru, dan ekosistem sekolah.
Tujuh sekolah yang menjadi sasaran program tersebut adalah SMKN 3 Komodo (Manggarai Barat), SMAN 2 Komodo (Manggarai Barat), SMKN Bung Ruteng (Manggarai), SMA Budi Darma Cancar (Manggarai), SMAN 2 Soa (Ngada), SMK Karsa Mandiri (Ende), dan SMK Nawa Cita Mego (Sikka).
Bantuan Terintegrasi: Perangkat hingga Platform Digital
Telkomsel merancang dukungan yang terintegrasi untuk menunjang proses belajar mengajar. Bantuan tersebut meliputi perangkat dan fasilitas pendukung seperti laptop, proyektor, dan alat peraga sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.
Selain itu, perusahaan juga memberikan dukungan konektivitas melalui starter pack dan Telkomsel Orbit/Fixed Wireless Access untuk akses internet di lingkungan sekolah. Para penerima manfaat juga mendapatkan akses gratis selama enam bulan ke tiga platform digital.
Tiga Platform Digital untuk Penguatan Akademik dan Manajemen Sekolah
Akses gratis tersebut mencakup platform Ilmupedia untuk penguatan akademik dan latihan ujian, Kuncie untuk pembelajaran dan pengembangan kompetensi, serta Skul.id+ untuk digitalisasi manajemen sekolah. Program ini juga mencakup aktivasi pembelajaran, kompetisi, dan edukasi literasi digital.
“Telkomsel percaya akses belajar lebih setara dimulai dari rasa dipahami,” ungkap VP Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi, dikutip InfoDigital.co.id, Senin (11/5/2026).
Menurut Fahmi, melalui program ini Telkomsel berupaya menghadirkan dukungan nyata agar siswa dan guru di Flores bisa belajar dengan lebih percaya diri, aman, dan berdampak. “Inilah wujud komitmen kami untuk terus Melayani Sepenuh Hati,” tuturnya.
Pendekatan dari Konektivitas ke Kemampuan Manusia
Telkomsel mengusung pendekatan ‘From Connectivity to Human Capability’ dalam program ini. Perusahaan menjadikan teknologi sebagai jembatan agar siswa dan guru di Flores dapat mengembangkan kemampuan, kepercayaan diri, dan kesiapan menghadapi masa depan.
Untuk memastikan program berjalan terukur, Telkomsel menjalankan serangkaian tahapan. Mulai dari assessment dan baseline pada April 2026, kick-off dan aktivasi utama pada 6-7 Mei 2026 bertepatan dengan momentum Hardiknas, pendampingan dan pembelajaran daring hingga Agustus 2026, serta evaluasi dan impact measurement pada Agustus-September 2026.
Kolaborasi dengan Gasing Academy untuk Penguatan Numerasi
Dalam program Belajar Tanpa Batas, Telkomsel juga menjalin kolaborasi dengan Gasing Academy. Kolaborasi ini menghadirkan metode GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan) yang dicetuskan oleh Prof Yohanes Surya PhD sebagai pendekatan pembelajaran numerasi yang efektif dan telah teruji.
Melalui kolaborasi tersebut, Telkomsel tidak hanya menyediakan akses dan ekosistem pembelajaran digital yang inklusif. Perusahaan juga turut mendorong pengembangan kemampuan berpikir logis dan analitis siswa sebagai fondasi penting dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal.