NUSA TENGGARA TIMUR — Jokowi buka suara di tengah santernya kabar bahwa ia akan segera mengenakan jaket PSI secara resmi. Saat ditemui di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6), ia mengakui adanya mekanisme partai yang harus ia lalui.
"Di PSI itu kan ada mekanisme partai yang harus dilalui. Tidak hanya penjaketan aja langsung," kata Jokowi.
Pernyataan itu menjadi respons pertama dari Jokowi setelah Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, pada Sabtu (13/6), mengungkapkan bahwa partai tengah mempercepat penyempurnaan struktur kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan. Grace menyebut langkah itu sebagai persiapan agar Jokowi bisa segera secara formal menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.
Kesiapan Jokowi: Blusukan dan Kerja Mati-matian untuk PSI
Meski belum resmi, Jokowi memastikan dirinya siap bekerja maksimal untuk partai yang kini dipimpin anak bungsunya, Kaesang Pangarep itu. Ia mengulang komitmen yang pernah disampaikan di forum internal PSI sebelumnya.
"Seperti yang saya sampaikan di Kongres, di Rakernas (PSI), saya akan kerja mati-matian untuk PSI," ujar dia.
Jokowi juga menyinggung rencana blusukan ke berbagai daerah di tanah air. Kegiatan itu, menurutnya, untuk memenuhi undangan dari PSI dan masyarakat luas.
"Yang paling penting undangan dari masyarakat dan dari PSI akan saya hadiri semua," kata dia.
PSI Percepat Struktur hingga Desa, Target Verifikasi 2025
Grace Natalie sebelumnya menyebut percepatan struktur kepengurusan di semua provinsi tengah berlangsung serentak. Targetnya, struktur partai rampung sebelum proses verifikasi partai tahun depan.
"Jadi PSI secara nasional di semua provinsi DPW, agar melengkapi struktur sampai di tingkat desa dan kelurahan. Tidak hanya di NTT, jadi ini serentak di wilayah lain juga berlangsung karena kita tahun depan kita sudah masuk verifikasi, dan segera merampungkan. Agar Bapak Dewan Pembina bisa segera secara formal memakai jaket PSI dan ikut menyapa masyarakat," kata Grace saat kunjungan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kabar serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum DPP PSI Isyana Bagoes Oka dan Ketua Harian PSI Ahmad Ali. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi dari PSI mengenai tanggal pasti Jokowi resmi bergabung.