KUPANG — Ribuan personel gabungan dari Polda NTT, TNI, ASN, dan warga turun tangan membersihkan sampah di sepanjang Pantai Nunbaun Sabu. Aksi ini bukan sekadar seremonial—di lokasi yang sama, Kapolda NTT menyerahkan bantuan sosial kepada 30 warga setempat yang membutuhkan.
Mengapa Polisi Ambil Peran dalam Aksi Lingkungan?
Dalam amanat yang dibacakan Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, Kapolda NTT menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian Polri di luar tugas keamanan. "Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, yang tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat, tetapi juga sebagai wujud kepedulian kita terhadap lingkungan," ujarnya.
Pantai Nunbaun Sabu selama ini menjadi salah satu destinasi wisata andalan warga Kupang. Namun, tumpukan sampah kerap mengganggu kenyamanan pengunjung. Melalui aksi bersih-bersih ini, Polda NTT ingin menanamkan kesadaran bahwa kebersihan pantai adalah tanggung jawab bersama.
Bansos untuk 30 Warga dan Harapan Baru bagi Pesisir
Setelah apel, Kapolda NTT secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada puluhan warga. Bantuan itu disambut antusias—sebagian penerima adalah nelayan dan pedagang kecil yang tinggal di sekitar pelabuhan rakyat.
Kapolda NTT berharap aksi ini bisa mendorong kawasan pesisir menjadi destinasi wisata yang bersih dan nyaman. "Dengan lingkungan yang terawat, manfaatnya akan dirasakan masyarakat, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun pariwisata," kata Kapolda dalam sambutannya.
Sinergi TNI-Polri-Masyarakat: Bukan Sekadar Foto Bersama
Apel akbar ini dihadiri Wakapolda NTT, para pejabat utama Polda, serta unsur Forkopimda. Kapolda NTT memberikan apresiasi kepada komunitas, pelajar, dan mahasiswa yang ikut bergotong royong. "Kehadiran dan kepedulian kita semua menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih tumbuh kuat demi masa depan lingkungan yang lebih baik," ungkapnya.
Polda NTT menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pelestarian lingkungan. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan warga NTT.