RUTENG — Deretan rumah dinas dan tempat tinggal anggota Polres Manggarai menjadi bagian yang tidak luput dari guncangan gempa bumi Flores. Hasil pendataan menunjukkan 20 rumah pribadi personel mengalami kerusakan, didominasi rusak berat sebanyak 16 unit, sementara dua rumah rusak sedang dan dua lainnya rusak ringan.
Di tengah kondisi tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko menyerahkan bantuan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo serta Ketua Umum Bhayangkari kepada personel Polres Manggarai. Penyerahan dilakukan di Ruteng dengan pendampingan Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, sejumlah pejabat utama Polda NTT, dan Kapolres Manggarai.
Bantuan Langsung untuk Meringankan Beban Anggota
Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian pimpinan Polri terhadap anggota dan keluarganya yang tempat tinggalnya terkena dampak gempa. Ketua Umum Bhayangkari juga memberikan perhatian khusus kepada keluarga besar Bhayangkari yang terdampak, menyusul kerusakan di lingkungan tempat tinggal anggota.
Penyaluran dilakukan secara langsung kepada perwakilan penerima di tengah keterbatasan mobilitas pascagempa. Langkah ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan awal para personel yang rumahnya rusak parah.
35 Kontainer Bantuan Sosial untuk Asrama Polres
Selain bantuan dari Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari, sebanyak 35 kontainer bantuan sosial turut disiapkan untuk mendukung kebutuhan personel dan keluarga di lingkungan asrama Polres Manggarai. Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan kepada empat perwakilan penerima dalam kegiatan yang sama.
Data kerusakan yang dihimpun dari lapangan menjadi dasar penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Sebagian besar rumah yang rusak merupakan tempat tinggal anggota yang berada di sekitar wilayah terdampak guncangan terkuat. Hingga kini, pendataan masih terus dilengkapi untuk memastikan tidak ada personel atau keluarganya yang terlewat dari perhatian institusi.