Pencarian

Gempa M 7,7 Flores: Kodam Udayana Fokus Pulihkan Listrik, Jalan, dan Jaringan Komunikasi di Mbay-Maumere

Selasa, 18 Agustus 2026 • 13:32:01 WIB
Gempa M 7,7 Flores: Kodam Udayana Fokus Pulihkan Listrik, Jalan, dan Jaringan Komunikasi di Mbay-Maumere
Personel TNI membantu pemulihan jaringan listrik dan komunikasi di wilayah terdampak gempa M 7,7 Flores, khususnya di Mbay dan Maumere.

DENPASAR — TNI bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya kini menggeser fokus penanganan bencana di Flores dari sekadar penyaluran logistik ke pemulihan fasilitas penunjang kehidupan. Langkah ini diambil menyusul gempa bumi berkekuatan M 7,7 yang meluluhlantakkan sejumlah wilayah di NTT, dengan dua titik terparah berada di Mbay dan Maumere.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan bahwa pemulihan jaringan listrik dan komunikasi menjadi prioritas utama karena kedua sektor tersebut merupakan penopang koordinasi penanganan darurat. Tanpa dua layanan ini, proses evakuasi dan distribusi bantuan ke daerah terisolir akan berjalan lambat.

"Bantuan dari Presiden Republik Indonesia sudah kami dorong ke wilayah terdampak. Seluruh jajaran TNI juga terus kami siagakan untuk membantu masyarakat, terutama di daerah yang mengalami dampak cukup berat," ujar Piek dalam keterangan resminya di Denpasar, Selasa (18/8).

Pasokan BBM dan Akses Jalan Jadi Penentu Distribusi Bantuan

Selain listrik dan komunikasi, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) turut menjadi sorotan dalam rapat koordinasi penanganan bencana. Pasokan energi dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan operasional, mendukung proses evakuasi, hingga memastikan roda pelayanan masyarakat tetap berjalan di tengah masa tanggap darurat.

Di sektor infrastruktur, kerusakan jalan dan jembatan menjadi ancaman serius bagi kelancaran distribusi bantuan. Piek menekankan bahwa akses transportasi yang terputus dapat menghambat logistik mencapai warga yang paling membutuhkan, sehingga perbaikan jalur darat harus dilakukan secepat mungkin.

Untuk memperkuat koordinasi di lapangan, TNI mengaktifkan posko bantuan di dua titik strategis, yaitu Labuan Bajo dan Maumere. Posko ini berfungsi sebagai pusat komando untuk mempercepat penyaluran bantuan dan memastikan setiap unsur bergerak sesuai tugasnya masing-masing.

TNI Siagakan Personel untuk Percepatan Evakuasi dan Pemulihan

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyatakan bahwa seluruh personel dikerahkan untuk membantu pemerintah daerah, tidak hanya dalam evakuasi korban tetapi juga pemulihan fasilitas umum. Pihaknya memastikan TNI akan bergerak secara terpadu bersama pemerintah dan unsur terkait selama masa tanggap darurat berlangsung.

"Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat, percepatan evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta membantu memulihkan kondisi wilayah terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan," kata Amrizal.

Amrizal menambahkan, penanganan bencana skala besar menuntut kecepatan, ketepatan, dan koordinasi lintas sektor yang solid. Setiap institusi diminta bergerak sesuai kewenangannya namun tetap mengedepankan kepentingan warga terdampak di atas segalanya.

Dengan dikerahkannya personel TNI ke titik-titik terdampak, diharapkan pemulihan infrastruktur vital dapat berjalan paralel dengan pemenuhan kebutuhan dasar korban. Upaya ini menegaskan bahwa penanganan gempa Flores tidak berhenti pada pengiriman bantuan darurat, melainkan berlanjut hingga roda kehidupan masyarakat kembali normal.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks