Pencarian

Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026 Sediakan 891 Formasi, Pendaftaran Dibuka 18-30 Agustus

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 10:45:31 WIB
Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026 Sediakan 891 Formasi, Pendaftaran Dibuka 18-30 Agustus
Menteri Perhubungan membuka pendaftaran seleksi calon taruna/taruni sekolah kedinasan 2026 dengan total 891 formasi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka seleksi calon taruna/taruni sekolah kedinasan 2026 dengan total 891 formasi. Pendaftaran berlangsung 18-30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN. Seleksi ini menyasar lulusan SMA/SMK sederajat usia 16-23 tahun.

Kesempatan berkuliah dengan ikatan dinas di lingkungan Kementerian Perhubungan kembali terbuka. Untuk tahun 2026, Kemenhub mengalokasikan 891 formasi yang terbagi dalam dua jalur: Pola Pembibitan Kemenhub dan Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (Pemda).

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN BKN. Calon peserta wajib memiliki akun terlebih dahulu sebelum mengisi formulir dan mengunggah dokumen persyaratan.

Kualifikasi dan Syarat Umum Pendaftar

Peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan dasar yang bersifat mengikat. Berikut ketentuannya:

  • WNI dengan dokumen kependudukan sah sebagai bukti tanggal lahir.
  • Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September 2026.
  • Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama proses seleksi hingga pendidikan berlangsung.
  • Calon taruna laki-laki tidak memiliki tato atau bekas tato, serta tidak bertindik atau memiliki bekas tindik di telinga maupun anggota tubuh lain.

Larangan tindik dikecualikan jika hal tersebut disebabkan ketentuan agama atau adat. Pengecualian ini mensyaratkan surat keterangan dari pemuka agama atau adat saat tes kesehatan. Selain itu, terdapat ketentuan khusus bagi peserta formasi Orang Asli Papua (OAP).

Setiap program studi atau sekolah kedinasan di lingkungan Kemenhub dapat memiliki persyaratan tambahan yang berbeda. Calon peserta disarankan membaca informasi resmi secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan.

Alur dan Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui

Proses seleksi dimulai dengan pendaftaran dan verifikasi administrasi. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Materi SKD sekolah kedinasan 2026 mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Setelah SKD, peserta yang memenuhi ambang batas akan melanjutkan ke tahapan seleksi lanjutan yang diatur oleh Kemenhub dan sekolah kedinasan terkait.

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi 2026

Proses seleksi mengikuti jadwal terpadu sekolah kedinasan nasional. Berikut jadwal utama yang perlu dicatat:

  • Pengumuman seleksi: 15 Agustus 2026
  • Pendaftaran seleksi: 18-30 Agustus 2026
  • Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
  • Pengumuman hasil administrasi: 2-3 September 2026
  • Pelaksanaan SKD: akhir September-awal Oktober 2026

Langkah Pendaftaran via SSCASN BKN

Calon taruna/taruni wajib melakukan registrasi mandiri melalui portal resmi SSCASN BKN. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka portal SSCASN BKN dan buat akun menggunakan data diri yang valid.
  2. Login dan pilih menu pendaftaran sekolah kedinasan.
  3. Pilih instansi Kementerian Perhubungan dan tentukan sekolah atau program studi sesuai kualifikasi.
  4. Lengkapi biodata, riwayat pendidikan, dan unggah seluruh dokumen persyaratan.
  5. Periksa kembali seluruh data sebelum menekan tombol submit.
  6. Simpan atau cetak bukti pendaftaran untuk keperluan tahapan selanjutnya.

Pendaftaran ditutup 30 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Calon peserta disarankan menyiapkan dokumen dan membuat akun lebih awal untuk menghindari kendala teknis di menit-menit terakhir penutupan.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bicaranetwork.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks