Pencarian

Erupsi Anak Krakatau Bikin Wisata Lembang Sepi, Kunjungan Turun 40 Persen

Jumat, 11 September 2026 • 18:47:31 WIB
Erupsi Anak Krakatau Bikin Wisata Lembang Sepi, Kunjungan Turun 40 Persen
Kawasan wisata Lembang, Bandung Barat, terlihat lebih sepi setelah erupsi Anak Krakatau.

NUSA TENGGARA TIMUR — Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Sabtu (5/9) lalu tidak hanya berdampak pada kawasan sekitar Selat Sunda. Efeknya merembet ke sektor pariwisata Kabupaten Bandung Barat (KBB), khususnya destinasi-destinasi di kawasan Lembang yang selama ini jadi andalan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Penurunan kunjungan mulai terasa pada Senin (7/9). Padahal pada akhir pekan sebelumnya, arus wisatawan masih terpantau normal meski aktivitas erupsi sedang intens.

Penurunan Mulai Terasa Setelah Akhir Pekan

Public Relations Floating Market Lembang, Intania Setiati, menyebut penurunan kunjungan mencapai sekitar 40 persen. Angka itu dirasakan di sejumlah objek wisata di Lembang.

"Ya turun, berdampak ke kita. Khususnya ke beberapa wisata kita di Lembang, itu turun sekitar 40 persenan. Kalau Sabtu-Minggu, kebanyakan wisatawan sudah ada di sini, nah terasa sepi itu mulai Senin sampai hari ini," kata Intania saat ditemui, Rabu (9/9).

Menurutnya, pola kunjungan akhir pekan masih terjaga karena sebagian besar wisatawan sudah tiba di Lembang sebelum dampak erupsi terasa. Baru setelahnya, jumlah kunjungan harian menyusut signifikan.

Penerbangan Ditutup, Wisman Malaysia dan Singapura Batal Datang

Lembang tidak hanya bergantung pada wisatawan domestik. Kawasan ini juga rutin dikunjungi pelancong dari Malaysia dan Singapura, serta wisatawan dari luar Bandung Raya seperti Palembang, Jawa Timur, dan Balikpapan.

Penutupan sejumlah penerbangan akibat erupsi membuat wisatawan mancanegara tidak bisa menjangkau Lembang. Dampaknya, pengunjung yang tersisa mayoritas berasal dari pasar domestik.

"Yang dari Malaysia dan Singapura itu banyak juga, makanya ketika penerbangan ditutup karena erupsi ya otomatis mereka enggak bisa datang ke sini. Makanya yang berkunjung paling dari domestik," ujar Intania.

Kekhawatiran Merembet ke Gunung Tangkuban Parahu

Dampak erupsi Anak Krakatau juga memunculkan kekhawatiran baru di kalangan wisatawan. Sebagian pengunjung mengaitkan aktivitas vulkanik tersebut dengan kondisi Gunung Tangkuban Parahu, gunung yang menjadi salah satu objek wisata utama di Lembang.

"Apalagi kan informasi erupsi ada sampai 4 gunung, nah yang datang ke kita cerita juga ada yang khawatir Gunung Tangkuban Parahu bisa seperti itu juga," kata Intania.

Kekhawatiran itu turut memengaruhi keputusan calon wisatawan untuk berkunjung. Meski secara geografis berbeda, persepsi risiko terhadap gunung berapi di sekitar Bandung membuat sebagian orang menunda perjalanan.

Kapan Kunjungan Diprediksi Normal Lagi?

Pengelola memperkirakan kunjungan ke kawasan wisata Lembang baru akan kembali normal dalam beberapa pekan. Akhir pekan ini diprediksi membaik, tetapi belum akan menyamai tingkat kunjungan sebelum erupsi.

"Prediksi minggu ini kalau penerbangan dibuka dan (Gunung) Krakatau aman kemungkinan membaik. Tapi enggak akan langsung normal, pastinya masih ada yang takut-takut berpergian," kata Intania.

Bagi traveler yang tetap berencana ke Lembang dalam waktu dekat, status penerbangan dan informasi terkini soal aktivitas vulkanik sebaiknya dicek lebih dulu. Informasi resmi bisa dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau kanal Badan Geologi.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks