Pencarian

PMI Bantul Kerahkan 5 Personel Bantu Penanganan Gempa NTT, 3 Bidan dan Dokter Bertugas Oktober 2026

Kamis, 01 Oktober 2026 • 13:46:31 WIB
PMI Bantul Kerahkan 5 Personel Bantu Penanganan Gempa NTT, 3 Bidan dan Dokter Bertugas Oktober 2026
Ketua PMI Bantul Agus Budiraharja menyatakan pengiriman personel merupakan kontribusi lembaganya dalam operasi kemanusiaan bagi warga terdampak gempa NTT.

BANTUL — Ketua PMI Kabupaten Bantul Agus Budiraharja menyatakan pengiriman personel merupakan kontribusi lembaganya dalam mendukung operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Menurut dia, setiap personel yang diberangkatkan membawa amanah kemanusiaan.

Mobilisasi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasi di lapangan serta kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki PMI Bantul. Para personel tidak hanya bekerja berdasarkan keahlian masing-masing, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pendampingan warga di situasi pascabencana.

Tiga Personel Kesehatan Bertugas Sepanjang Oktober 2026

Tim Pelayanan Kesehatan Dasar Darurat (PKDD) PMI Bantul terdiri atas tiga orang dengan latar belakang medis berbeda. Siti Alviyani bertugas sebagai bidan, Risma Anisa Rahmawati sebagai perawat, dan dr. Sri Astuti Sapartiningsih sebagai dokter.

Ketiganya bergabung dengan tim PKDD PMI Pusat untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat terdampak gempa. Penugasan berlangsung selama Oktober 2026.

Dukungan Psikososial Dijalankan Lebih Dulu Sejak Agustus

Dua personel PMI Bantul lainnya sudah lebih awal menjalankan misi kemanusiaan di NTT. Miladdiena Maharani Mahfudhoh diberangkatkan pada 25 Agustus 2026 untuk bergabung dalam tim Dukungan Psikososial (PSP).

Sementara itu, Wahyu Nurwasi Rofiah Sakti sebelumnya telah menyelesaikan penugasan PSP periode Agustus hingga September 2026 dan telah kembali ke Yogyakarta. Wahyu dijadwalkan kembali bertugas pada 5 Oktober 2026 untuk memberikan layanan debriefing kepada para relawan.

Kompetensi Personel Jadi Pertimbangan Utama

Agus menegaskan bahwa penugasan personel disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Bidang kesehatan dasar dan dukungan psikososial dipilih karena keduanya menjadi kebutuhan mendesak warga pascagempa.

"Mobilisasi personel merupakan bentuk kontribusi PMI Bantul dalam mendukung operasi kemanusiaan PMI untuk masyarakat terdampak bencana. Setiap personel yang diberangkatkan membawa amanah kemanusiaan," kata Agus.

PMI Bantul belum merinci durasi total penugasan kelima personel tersebut di NTT. Namun, jadwal debriefing pada 5 Oktober 2026 menandakan operasi kemanusiaan di wilayah bencana masih berjalan dalam beberapa pekan ke depan.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarmetro.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks