MANGGARAI TIMUR — Subsatgas Humas Polda NTT bergerak ke sejumlah titik penanganan bencana di Manggarai Timur sejak pagi. Dimulai pukul 08.00 WITA, tim mengikuti Apel Arahan Pimpinan (APP) di Posko Ronting 1, Kecamatan Lamba Leda Utara, sebelum menyebar ke lokasi-lokasi pengungsian.
Lima personel yang diterjunkan adalah Briptu Exel Ambi, Briptu Arfan, Briptu Rio Rawin, Briptu Dollin, dan Bripda Ardi. Tiga di antaranya bertahan di posko untuk mengantisipasi agenda lanjutan, sementara dua lainnya mengikuti pembagian bantuan sosial bersama Polres Manggarai Timur di Kecamatan Sambi Rampas.
Dapur Polri Jadi Titik Fokus Peliputan
Di Desa Ronting, personel humas mengarahkan kamera ke Dapur Polri yang menyediakan makanan bagi personel bertugas dan warga pengungsi. Aktivitas ini menjadi salah satu bukti nyata kehadiran aparat di tengah masa sulit, bukan sekadar pengamanan.
Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan bahwa pendokumentasian ini bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut publikasi merupakan jembatan informasi antara aparat dan masyarakat yang membutuhkan kepastian di tengah bencana.
Kehadiran Polri Harus Dirasakan Warga
"Dalam situasi bencana, kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga melalui pelayanan, bantuan kemanusiaan, dan pendampingan kepada warga yang terdampak," ujar Kombes Pol Henry menyampaikan arahan Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko.
Ia menambahkan bahwa tugas humas adalah memastikan kerja nyata di lapangan tersampaikan secara objektif dan humanis. Masyarakat perlu tahu bahwa aparat terus bergerak, mulai dari dapur umum hingga distribusi bantuan sosial.
Informasi yang Menenangkan di Tengah Krisis
Menurut Kombes Pol Henry, publikasi kegiatan kemanusiaan diharapkan mampu memberi efek menenangkan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Setiap langkah personel di lapangan didokumentasikan secara proporsional, bukan semata untuk membangun citra.
"Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana, bahwa Polri hadir untuk masyarakat, Polri peduli terhadap korban bencana, dan Polri bersama masyarakat menghadapi serta melewati masa sulit ini," tegasnya.
Humas Polda NTT akan terus mengoptimalkan peliputan selama masa penanganan gempa di Flores dan daerah terdampak lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik yang mengedepankan kecepatan, akurasi, dan sisi kemanusiaan.