Pencarian

Kapolres TTS Duduk Bersama Warga Noinbila di Jumat Curhat, Keluhan Air Bersih hingga Peringatan Penipuan Tenaga Kerja Mengemuka

Jumat, 28 Agustus 2026 • 15:01:32 WIB
Kapolres TTS Duduk Bersama Warga Noinbila di Jumat Curhat, Keluhan Air Bersih hingga Peringatan Penipuan Tenaga Kerja Mengemuka
Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martinu duduk bersama warga Desa Noinbila dalam kegiatan Jumat Curhat di Mollo Selatan, Jumat (28/8/2026).

SOE — Kapolres TTS, AKBP Kristiyan B. Martinu, memilih duduk langsung di tengah warga Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan, dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar di RT.006/RW.003, Dusun I, Jumat (28/8/2026) pukul 11.00 WITA. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres TTS itu bertujuan membuka ruang dialog tanpa sekat antara polisi dan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kasat Binmas Polres TTS, Kapolsek Mollo Selatan IPDA M. Syarif Hidayatullah, Camat Mollo Selatan Sovie Makandolu, serta Kepala Desa Noinbila Charles Lakapu. Turut hadir perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) setempat.

Desa Noinbila: 3 Dusun, 16 RT, dan Persoalan Air Bersih

Kepala Desa Noinbila, Charles Lakapu, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran langsung Kapolres di tengah warganya. Ia menyebut desa yang terdiri dari 3 dusun, 16 rukun tetangga, dan 8 rukun warga ini memiliki sejumlah persoalan yang perlu didengar oleh pemerintah dan aparat keamanan.

“Kami bersyukur Bapak Kapolres berkenan hadir. Ini kesempatan bagi warga, khususnya di RT.006/RW.003, untuk menyampaikan langsung apa yang mereka hadapi,” ujar Charles dalam sambutannya.

Empat Isu Utama yang Disuarakan Warga

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, setidaknya ada empat pokok persoalan yang mengemuka dari aspirasi warga. Pertama, sulitnya akses air bersih yang kerap menjadi keluhan utama di wilayah perbukitan Mollo Selatan. Kedua, upaya penurunan angka stunting yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Ketiga, warga juga menyoroti transparansi dan pemanfaatan dana desa untuk pembangunan. Terakhir, Kapolres mengingatkan masyarakat mengenai maraknya praktik penipuan bermodus rekrutmen tenaga kerja yang akhir-akhir ini meresahkan.

Peringatan Kapolres soal Modus Penipuan Lowongan Kerja

AKBP Kristiyan B. Martinu menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Ia meminta masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming gaji besar tanpa melalui prosedur resmi.

“Jika ada tawaran kerja yang menjanjikan hal mustahil, segera laporkan atau konfirmasi ke pihak berwenang. Jangan sampai menjadi korban,” pesan Kapolres di hadapan warga.

Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Desa

Camat Mollo Selatan, Sovie Makandolu, mengapresiasi langkah Kapolres yang mau turun gunung mendengar keluhan warganya. Ia berharap kegiatan serupa rutin digelar agar permasalahan di tingkat akar rumput dapat segera direspons.

Dialog Jumat Curhat ini menjadi bukti bahwa pendekatan kewilayahan masih relevan untuk menjembatani komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat. Polres TTS diharapkan menindaklanjuti aspirasi yang masuk, terutama terkait kebutuhan dasar air bersih dan perlindungan warga dari tindak penipuan.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: flobamora-news.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks