KUPANG — Dominasi pelajar TTS di turnamen bola voli pelajar itu bukan kebetulan. Ketua PBVSI Kabupaten TTS Roy Babys menyebut bola voli sudah menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat TTS, sehingga kehadiran suporter dinilai bisa menambah motivasi para pemain di lapangan.
Roy mengajak mahasiswa, pelajar, alumni, keluarga atlet, komunitas, dan pencinta bola voli di Kota Kupang untuk memenuhi GOR Oepoi. Dukungan diminta tetap disampaikan dengan menjaga sportivitas, keamanan, dan persaudaraan antarpendukung.
Siapa Saja yang Bertanding di Dua Final?
Kategori putra mempertemukan SMA Efata Soe dengan SMK Negeri 2 Soe. Sementara kategori putri menyajikan duel SMA Negeri Kualin melawan SMA PGRI Plus Soe.
Pertemuan empat tim asal TTS di partai puncak menjadi momentum bagi atlet muda menunjukkan kemampuan, kerja keras, dan semangat juang. Panitia menetapkan pertandingan dimulai pukul 15.00 WITA dengan tiket masuk Rp10.000.
PBVSI NTT: Turnamen Bagian dari Pembinaan Menuju PON 2028
Ketua Pengprov PBVSI NTT Winston Rondo menilai GAMKI–PBVSI Cup I NTT 2026 menjadi bukti pembinaan dan kompetisi bola voli di kalangan pelajar terus berkembang. Turnamen ini juga disebutnya sebagai ruang bagi atlet muda mengasah kemampuan, membangun karakter, disiplin, dan sportivitas.
Winston menegaskan kompetisi tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Menurutnya, turnamen ini menjadi bagian dari pembinaan atlet untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
Turnamen ini turut mendukung pemantauan potensi atlet bola voli NTT sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang direncanakan berlangsung di NTT dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Selamat kepada tim-tim yang berhasil melaju ke partai final. Bertandinglah dengan penuh semangat, tunjukkan kemampuan terbaik, dan tetap junjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, tetapi persaudaraan dan semangat olahraga harus tetap kita jaga," pesan Winston.
Ajakan Roy Babys untuk Warga TTS di Kupang
Roy secara khusus menyasar mahasiswa, pelajar, alumni, keluarga atlet, komunitas, dan pencinta bola voli agar meramaikan GOR Oepoi. Menurutnya, kehadiran suporter dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk menampilkan permainan terbaik.
"Kami mengajak seluruh keluarga besar TTS di Kota Kupang, para mahasiswa, pelajar, alumni, komunitas, dan seluruh pencinta bola voli untuk hadir dan meramaikan partai final. Mari kita berikan dukungan langsung kepada anak-anak kita yang telah berjuang hingga mencapai final," ajak Roy.
Antusiasme serupa diharapkan mengulang suasana masyarakat TTS pada ajang bola voli sebelumnya, termasuk Ben Mboi Memorial Cup 2026. Roy berharap final GAMKI–PBVSI Cup I NTT 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga.
Dengan empat tim asal TTS di dua kategori, partai final diharapkan berlangsung meriah dan menjadi panggung bagi talenta muda bola voli NTT menunjukkan kemampuan terbaik mereka.