KUPANG — Seluruh personel Polres Kupang mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar khidmat di Lapangan Apel Polres Kupang. Berbeda dari kegiatan serupa yang biasanya menyertakan amanat pembina upacara, peringatan kali ini berlangsung sederhana tanpa penyampaian amanat.
Fokus kegiatan justru pada pembacaan sejumlah dokumen kenegaraan. Petugas membacakan Teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Naskah Ikrar Kesaktian Pancasila.
Ikrar Kesaktian Pancasila Dibacakan sebagai Pernyataan Sikap
Pembacaan Ikrar Kesaktian Pancasila menjadi penanda khusus upacara tersebut. Ikrar itu diposisikan sebagai pernyataan sikap seluruh personel Polres Kupang terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di dalam naskah ikrar termuat kesadaran bangsa Indonesia terhadap berbagai rongrongan yang pernah dihadapi NKRI sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Naskah yang sama juga menegaskan bahwa ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa bisa terjadi apabila bangsa lengah dalam mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi negara.
Tanpa Amanat, Fokus pada Pembacaan Dokumen Kenegaraan
Upacara dipimpin langsung Wakapolres Kupang Kompol Jefrits L.D Fanggidae, S.H. Kabag SDM Polres Kupang AKP Johni Lapuisaly bertindak sebagai Perwira Upacara, sementara Ipda Ridwan Moka menjabat Komandan Upacara.
Seluruh jajaran personel Polres Kupang tercatat mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak adanya amanat membuat jalannya upacara lebih padat dan langsung menyentuh inti peringatan.
Peneguhan Nilai Pancasila dalam Tugas Kepolisian
Peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh personel Polres Kupang untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Penekanannya mencakup menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta keutuhan wilayah NKRI.
Upacara ditutup dengan rangkaian penghormatan dan doa. Seluruh prosesi berlangsung tertib dan penuh penghormatan sebagai wujud penghargaan terhadap sejarah perjuangan bangsa.
Melalui peringatan tersebut, setiap personel diharapkan senantiasa menjaga semangat kebangsaan. Pancasila diposisikan sebagai pedoman dalam bertugas sekaligus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.