Pencarian

Remaja 17 Tahun Tewas Terkena Anak Panah di Alor, Polisi Amankan Pelajar 16 Tahun

Minggu, 11 Oktober 2026 • 13:46:31 WIB
Remaja 17 Tahun Tewas Terkena Anak Panah di Alor, Polisi Amankan Pelajar 16 Tahun
Polisi memasang garis polisi di lokasi tewasnya remaja 17 tahun akibat anak panah di Alor.

KALABAHI — Insiden bermula ketika korban bersama sejumlah rekannya baru selesai menonton pertandingan sepak bola Lavo Tana Cup 2026 di Stadion Batunirwala, Kalabahi. Usai pertandingan, korban menuju rumah kerabatnya di Kelurahan Binongko. Di lokasi itulah rangkaian peristiwa yang berujung pada kematiannya terjadi sekitar pukul 19.00 WITA.

Anak Panah Diduga Terlepas Saat Digunakan untuk Bermain

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun kepolisian, seorang remaja berusia 16 tahun diduga menggunakan panah Bugis dan katapel. Anak panah tersebut disebut terlepas saat digunakan untuk bermain hingga mengenai bagian leher korban.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Kalabahi untuk mendapatkan pertolongan medis. Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia setelah tiba di fasilitas kesehatan tersebut.

Polres Alor Pasang Garis Polisi di Lokasi Kejadian

Menindaklanjuti laporan, personel Polres Alor mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Polisi juga mengamankan remaja yang diduga terlibat guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Hingga kini, penyidik masih mendalami keterangan sejumlah saksi, termasuk rekan-rekan korban yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Polisi belum merinci pasal yang bakal diterapkan kepada remaja 16 tahun tersebut.

Korban Pelajar Asal Pantar Barat Laut

Korban tercatat sebagai pelajar asal Desa Marica, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor. Jarak antara tempat tinggal korban dan lokasi kejadian menyeberangi wilayah perairan Alor, yang biasa ditempuh warga menggunakan kapal kayu maupun perahu motor.

Kasus ini menambah daftar insiden yang melibatkan anak di bawah umur di wilayah NTT. Kepolisian mengimbau orang tua dan pihak sekolah memperketat pengawasan terhadap anak, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari.

Polres Alor belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum remaja yang diamankan. Proses penyelidikan masih berjalan, dan penyidik akan menentukan langkah hukum berikutnya berdasarkan hasil pemeriksaan saksi serta barang bukti yang disita dari lokasi kejadian.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumba.inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks